Dosen Polbeng Kembangkan Media Pembelajaran Sistem Penerangan Sepeda Motor Untuk Masyarakat

Bengkalis – Tim dosen Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pembuatan Media Pembelajaran Sistem Penerangan Sepeda Motor”. Kegiatan yang didanai melalui skema PNBP Polbeng ini menjadi upaya nyata kampus dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat dan generasi muda di bidang kelistrikan otomotif.

Kegiatan berlangsung di salah satu ruang belajar mitra Polbeng di Kabupaten Bengkalis, diikuti oleh perwakilan guru, pemuda, serta masyarakat yang tertarik pada perawatan dan perbaikan sepeda motor. Tim pengabdian terdiri atas Reinaldi Teguh Setyawan, M.T., Sunarto, S.Pd., M.T., dan Siti Umira, M.T. dari Jurusan Teknik Mesin Polbeng.

Dalam program ini, tim dosen tidak sekadar memberikan pelatihan teori, tetapi juga menyerahkan satu unit media pembelajaran sistem penerangan sepeda motor. Media ini berupa panel praktik yang memuat rangkaian lampu utama, lampu rem, lampu sein, sakelar, sekring, dan komponen kelistrikan lain yang dirancang menyerupai sistem aslinya di sepeda motor.

Ketua tim, Reinaldi Teguh Setyawan, M.T. menjelaskan bahwa media pembelajaran tersebut dirancang agar mudah digunakan sebagai alat praktik dasar kelistrikan sepeda motor. “Melalui panel ini, peserta dapat melihat langsung alur arus listrik, mengenali fungsi setiap komponen,

sekaligus mempraktikkan cara pemeriksaan dan penelusuran gangguan pada sistem penerangan,” jelasnya.

Selama pelatihan, peserta diajak memahami diagram rangkaian, cara membaca simbol kelistrikan, serta langkah-langkah aman dalam melakukan pengujian menggunakan multimeter. Peserta kemudian diberi kesempatan untuk melakukan praktik langsung menyalakan rangkaian lampu, mensimulasikan kerusakan, dan mencari sumber gangguan sesuai prosedur bengkel.

Perwakilan mitra setempat menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kehadiran media praktik dan pendampingan dari dosen Polbeng sangat membantu dalam memperkaya sarana belajar. Dengan adanya alat tersebut, proses pembelajaran kelistrikan sepeda motor menjadi lebih menarik karena peserta tidak hanya membaca buku, tetapi juga dapat memegang dan menguji komponen secara langsung.

Anggota tim, Sunarto, S.Pd., M.T. menambahkan bahwa media pembelajaran ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya keselamatan kerja kepada peserta. “Sistem penerangan sepeda motor terkait langsung dengan aspek keselamatan di jalan. Jika lampu tidak berfungsi, risiko kecelakaan meningkat. Karena itu, kami tekankan pentingnya perawatan berkala dan pengecekan sederhana yang bisa dilakukan sendiri,” ujarnya.

Di sisi lain, Siti Umira, M.T. menyoroti bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana transfer teknologi sederhana kepada masyarakat. Desain panel disusun dengan konsep yang mudah direplikasi, sehingga ke depan dapat dikembangkan lagi menjadi beberapa modul praktik lain, seperti sistem pengisian dan sistem pengapian sepeda motor.

Kegiatan diakhiri dengan serah terima resmi media pembelajaran kepada pihak mitra. Harapannya, alat ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana pelatihan, baik untuk siswa, pemuda, maupun masyarakat umum yang tertarik mengembangkan keterampilan di bidang otomotif. Melalui program pengabdian ini, Politeknik Negeri Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi vokasi dalam memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan keterampilan praktis dan daya saing sumber daya manusia di daerah.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *