Tim Pengabdian Polbeng Optimalisasi Layanan Digital DPMD Bengkalis Lewat Portal Terintegrasi

BENGKALIS – Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) yang diketuai oleh Fajri Profesio Putra dengan anggota Nageeta Tara Rosa, sukses melaksanakan kegiatan pengabdian bertajuk “Optimalisasi Layanan Digital Untuk Manajemen Perangkat Desa dan Pengusulan Program Bantuan Keuangan Khusus Desa”. Kegiatan yang menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis sebagai mitra ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis elektronik. Fokus utama program adalah mengatasi kendala fragmentasi sistem informasi yang selama ini menyulitkan proses administrasi dan monitoring anggaran di tingkat desa hingga kabupaten. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh tantangan teknis yang dihadapi DPMD dan operator desa akibat penggunaan sistem yang belum terpadu. Sebelumnya, pengelolaan administrasi dijalankan melalui dua kanal terpisah, di mana aplikasi manajemen perangkat desa diakses melalui laman sidesa.web.id, sedangkan aplikasi pelaporan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) diakses melalui laman s1desa.com. Kondisi ini mengharuskan operator desa mengelola banyak akun untuk login di alamat web yang berbeda, yang kerap memicu kendala akses dan efisiensi kerja. Selain itu, pihak DPMD juga mengalami kesulitan dalam memantau realisasi anggaran secara makro karena data rekapitulasi masih tersimpan secara parsial di masing-masing platform tersebut.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, Fajri Profesio Putra dan tim mengembangkan inovasi berupa Portal Terintegrasi berbasis Single Sign-On (SSO). Melalui portal ini, seluruh layanan aplikasi DPMD kini dapat diakses hanya dengan satu pintu gerbang, sehingga meningkatkan efisiensi dan memudahkan manajemen pengguna bagi operator desa. Tidak hanya integrasi akses, tim pengabdian juga melengkapi sistem dengan fitur dashboard visualisasi data. Fitur ini memungkinkan pimpinan DPMD memantau grafik serapan anggaran dan persentase pelaksanaan kegiatan Program Desa Bermasa secara real-time dan akurat.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian tidak hanya berfokus pada pembangunan sistem, tetapi juga melakukan pendampingan intensif kepada sumber daya manusia (SDM) yang terlibat. Kegiatan pendampingan menyasar operator di 136 desa se-Kabupaten Bengkalis untuk memastikan mereka mampu melakukan pemutakhiran data perangkat desa periode tahun 2025 dengan benar. Selain itu, tim juga memberikan fasilitasi kepada pihak pemerintah kecamatan berupa modul panduan verifikasi, guna menjamin validitas data yang diinput oleh pemerintah desa sebelum masuk ke sistem kabupaten. Melalui optimalisasi layanan digital ini, diharapkan tercipta percepatan proses administrasi serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Bengkalis. Sinergi antara akademisi Polbeng dan pemerintah daerah ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kesuksesan Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bermasa, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih maksimal oleh masyarakat desa.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *