
PEKANBARU – Lampu kembali menyala. Mesin kembali berputar. Jutaan warga Riau akhirnya bisa bernapas lega.
Setelah mengalami pemadaman massal yang melanda berbagai wilayah sejak Sabtu, sistem kelistrikan di Provinsi Riau dinyatakan pulih total pada Minggu (24/5/2026). Kegelapan yang sempat melumpuhkan aktivitas warga kini sudah sepenuhnya berakhir.
Penyebab awalnya adalah gangguan pada sistem transmisi utama — jaringan induk yang menyalurkan listrik bertegangan tinggi dari pembangkit ke gardu-gardu distribusi di seluruh wilayah. Ketika sistem ini terganggu, efeknya langsung terasa masif dan meluas.
Begitu gangguan terdeteksi pada Sabtu, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau langsung mengaktifkan mode darurat. Seluruh tim lapangan dikerahkan untuk memburu sumber gangguan dan memperbaikinya secepat mungkin.
Proses pemulihannya tidak bisa dilakukan sekali jalan. Petugas harus bekerja secara bertahap — menyisir gardu demi gardu, jaringan demi jaringan — untuk memastikan daya kembali stabil tanpa memicu kerusakan susulan pada sistem. Ini pekerjaan yang penuh risiko dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Riau dan Kepri, I Komang Gede Sastrawan, mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur kelistrikan di Riau kini sudah beroperasi dalam kondisi terbaiknya. Tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam proses pemulihan ini.
Komang juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Riau atas kesabaran mereka selama proses perbaikan berlangsung. Pihak PLN sangat menyadari betapa krusialnya listrik bagi kehidupan sehari-hari — apalagi di era digital seperti sekarang, di mana hampir semua aktivitas bergantung pada aliran listrik.
Dampak pemadaman ini memang tidak main-main. Selama listrik padam, aktivitas rumah tangga terganggu. Pelaku usaha terpaksa menghentikan operasional. Roda ekonomi Riau praktis terhenti sesaat.
Tapi kini semuanya sudah kembali normal. Dengan pulihnya pasokan daya secara penuh, kehidupan sehari-hari dan geliat ekonomi di Bumi Lancang Kuning siap berjalan seperti sedia kala.
Sumber: Media Center Riau – 25 Mei 2026