10 dari 18 Hotspot Riau Mengumpul di Rokan Hulu, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

PEKANBARU – Ada kabar menggembirakan soal ancaman kebakaran lahan di Riau. Jumlah titik panas (hotspot) turun drastis — dari 60 titik pada hari sebelumnya menjadi hanya 18 titik pada Senin (8/6/2026). Penurunan ini cukup signifikan dan terjadi seiring masih tingginya peluang hujan di sejumlah wilayah.

Meski begitu, bukan berarti ancaman sudah hilang sama sekali. Dari 18 hotspot yang tersisa, Kabupaten Rokan Hulu menyumbang porsi terbesar dengan 10 titik — lebih dari separuh total hotspot di Riau. Sisanya tersebar di Siak (3 titik), Bengkalis (2 titik), Indragiri Hulu (2 titik), dan Pelalawan (1 titik).

Soal cuaca, Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, menjelaskan polanya sebagai berikut. Pagi hari masih relatif tenang dengan kondisi udara kabur hingga cerah berawan. Tapi begitu masuk siang hingga sore, hujan ringan hingga sedang mulai berpotensi turun di wilayah Kampar, Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.

Malamnya, cakupan hujan justru makin meluas. Kota Pekanbaru, Rokan Hulu, Kampar, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hilir diprediksi diguyur hujan ringan hingga sedang. Menjelang dini hari, giliran Kota Dumai, Pekanbaru, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, dan Indragiri Hilir yang masih berpeluang terkena hujan.

Yang perlu diwaspadai, BMKG mengeluarkan peringatan khusus untuk enam daerah. Hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang bisa terjadi di Rokan Hulu, Bengkalis, Rokan Hilir, Kampar, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai pada malam hingga dini hari.

Suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan 55 sampai 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–36 km per jam. Untuk kondisi perairan, gelombang laut masih tergolong rendah — sekitar 0,5 hingga 1,25 meter — sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran skala kecil.

Secara lebih luas, jumlah hotspot di seluruh Pulau Sumatera juga ikut menurun. Total tercatat 94 titik panas, dengan Sumatera Selatan masih memuncaki daftar dengan 41 titik, disusul Aceh 13 titik, dan Lampung 6 titik. Riau sendiri berada di posisi keempat dengan 18 titik.

Turunnya jumlah hotspot tentu menjadi sinyal positif. Namun, dengan prediksi El Nino yang masih membayangi dan musim kemarau yang mendekat, kewaspadaan tetap harus dijaga.

Sumber: Media Center Riau – Senin, 08 Juni 2026

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *