BENGKALIS – Dalam rangka mendukung pengembangan teknologi perkapalan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir, Romadhoni, dosen Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), bersama tim melaksanakan survei dan pengumpulan data di Kampung Nelayan Desa Pambang Pesisir, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan survei ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian yang berfokus pada pengembangan kapal ikan berbahan High Density Polyethylene (HDPE). Dalam pelaksanaannya, tim peneliti turut menjalin komunikasi dan menggali informasi bersama Kelompok Nelayan Koperasi Argo Sejahtera Bersama Pambang Baru yang diketuai oleh Bapak Eriadi.
Melalui kegiatan tersebut, tim peneliti menjaring berbagai informasi secara langsung dari masyarakat nelayan, mulai dari kondisi operasional kapal yang digunakan, karakteristik perairan, kebutuhan armada penangkapan ikan, hingga berbagai permasalahan yang dihadapi nelayan dalam aktivitas sehari-hari.
Keterlibatan Kelompok Nelayan Koperasi Argo Sejahtera Bersama Pambang Baru menjadi bagian penting dalam proses pengumpulan data. Masukan dan pengalaman para nelayan diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan kapal ikan yang lebih tangguh, efisien, dan sesuai dengan karakteristik perairan pesisir Kabupaten Bengkalis.

Romadhoni menyampaikan bahwa pengembangan teknologi kapal perlu memperhatikan kebutuhan dan kondisi nyata masyarakat sebagai pengguna. Oleh karena itu, survei lapangan dan komunikasi langsung dengan kelompok nelayan menjadi tahapan penting agar desain dan spesifikasi kapal ikan berbahan HDPE yang dikembangkan dapat tepat guna serta memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.
Romadhoni merupakan dosen Politeknik Negeri Bengkalis yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) pada Program Studi Ilmu Kelautan, Universitas Riau (UNRI). Penelitian ini menjadi bagian dari upaya pengembangan keilmuan dan inovasi teknologi perkapalan yang berorientasi pada kebutuhan sektor perikanan.
Melalui survei di Desa Pambang Pesisir ini, diharapkan diperoleh data dan informasi yang komprehensif sebagai dasar pengembangan kapal ikan berbahan HDPE. Sinergi antara perguruan tinggi dan kelompok nelayan diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi teknologi perkapalan yang aplikatif, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sarana penangkapan ikan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Bengkalis.
